Ketika kecil dulu aku termasuk anak yang kurang
menghargai uang,ingin ini dan itu semua tinggal minta orang tua.Terkadang ayah
dan ibu marah kepadaku karena terlalu sering minta uang untuk jajan ataupun
untuk kesenanganku sendiri.walapun sering dimarahi namun aku tidak langsung
berhenti merengek minta uang,tapi malah membuat taktik jitu untuk merayu kedua
orangtuaku supaya uang dapat mengalir kesaku bajuku.
Walaupun begitu ibu tiada hentinya memberikan
pelajaran berharga kepadaku tentang
pentingnya menabung.diusiaku yang masih terbilang belia ini masih
terlalu sulit untuk menangkap pelajaran yang ibu berikan.Namun ibu dengan sabar
dan telaten memberi arahan yang mudah aku ingat,kata ibu yang masih terlintas
dibenakku adalah “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”,entah ibu dapatkan dari mana kalimat
ampuh itu,yang secara tidak langsung masuk dalam otak kanan ku untuk merumuskan
masa dengan begitu indah dan membahagiakan.masa kanak-kanakku yang terbilang
manja membuat ibu kesulitan untuk memberi pelajaran hidup yang menjurus pada sandang,pangan
dan papan.itu tak menjadi
kendala bagi sosok ibu yang ingin mendidik anaknya menjadi perempuan hebat
dalam bidang ekonomi.melihat perkembangan ekonomi yang semakin menurun akibat banyaknya pengangguran disana
sini sehingga semakin menciutnya nyali beberapa pihak untuk berusaha mencari
pundi rupiah,tak heran jika merampok menjadi ladang mencari nafkah.
Setelah aku beranjak dewasa dan mulai memahami
pentingnya rupiah di kehidupanku sehari-hari.Jajan dan kebutuhan tak begitu
perlu mulai aku kurangi dan sedikit demi sedikit koin atau lembaran uang jajan
yang tersisa aku tabung.memang pahit memulai namun akan manis dan indah saat
menuainya.
Beberapa tahun kemudian,setelah usiaku beranjak
dewasa dan sudah mampu menghasilkan uang dengan keringat sendiri barulah aku
merasakan begitu keras dan sulitnya rupiah untuk aku dapatkan.sehingga ibu
mengarahkan aku untuk lebih hati-hati dalam memiliih tempat menabung yang aman
dan terpercaya. Walaupun belum begitu paham dan tahu banyak tentang bank
pilihan ibu.namun ibu meyakinkan aku tentang pilihannya tidak akan mengecewakan
kelak.akupun seratus persen percaya dan mantep memilih http://www.bankmandiri.co.id/
sebagai tempat penyimpanan pundi-pindi rupiah ku.
Aku pikir membuat suatu acout bank itu susah dan ribet,ternyata untuk
mendapatkan mandiri tabungan tidak seribet yang aku bayangkan hanya dengan
memberi setoran awal aku sudah langsung memperoleh kartu Atm dan kartu Debit
yang bisa aku gunakan untuk bertransaksi tanpa batasan belahan dunia
sekalipun.ternyata http://www.bankmandiri.co.id/
sudah turun temurun di keluargaku dari kakek,ibu dan sekarang aku mulai
merasakannya kenyamanannya.dengna mandiri tabungan aku sudah bisa mulai rapi
dalam menata keuangaku sendiri tanpa harus campur tangan kedua orang
tuaku,walapun terkadang masih minta ini itu untuk di arahkan.karena masih
pemula kedua orang tuaku sangat penting berada di belakangku untuk menuntun aku
jauh berjalan menuju masa depan yang terencana,walapun aku tahu rencanaku indah
namun rencana Allah lebih indah.mungkin dengan berdoa dan berusaha Allah akan
membuka renca-rencana indahnya untukku,dan keluarga besar ku
Setelah usiaku beranjak 18 tahun,rencana demi
rencana sudah ku mantapkan,terutama rencana untuk mempersiapkan masa depan yang
lebih baik.dan untuk kesehatan nomor satu dikeluarga kami.turun temurun keluargaku
mendapatkan perlindungan asuransi dari mandiri tabungan berencana,dan kini
saatnya aku ikut merasakan perlindungan yang ektra dari mandiri.karena diumurku
yang sekarang ini rentan dari yang namanya kenakalan – kenakalan remja.oleh
sebab itu keluarga memberikan support untuk tetap ektra hati-hati dalam bergaul
dan mempergunakan uang dengan seenak hati sendiri.terkadang saking dimanjanya
oleh bank mandiri untuk mendebit uang di
atm manapun membuat aku lupa daratan sehingga
melihat mesin atm seperti melihat tumpukan emas yang indah berkilauan,kalau
seperti itu siapa yang tidak ingin cepet –cepet mengambilnya.Eiitt ibu bilang
tidak semudah itu untuk mendapatkan kebahagiaan yang sempurna selama di dunia harus melalui perjuangan dan ketlatenan uang
yang aku kumpulkan bukan dengan megic tapi dengan keringatku sendiri.
Aku juga harus memikirkan hidup kedepannya ,walaupun
aku sebagai seorang wanita bukan berarti aku harus menompang hidup bersama
dengan seorang laki-laki yang nantinya akan menjadi tulang punggung kehidupan
berkeluarga.dengan fasilitas dari bank
mandiri yang memberikan aku layanan kredit tanpa agunan sungguh memudahkan aku
untuk memperoleh apapun yang aku inginkan dengan cicilan yang ringan.
Ibu menyarankan aku untuk memilih layanan mandiri
kpr,dengan mandiri kpr pundi uang aku akan kujadikan sebuah rumah impian yang
nantinya akan aku tempati bersama keluarga kelak. Dengan uang muka yang sangat
ringan membuat hati ini tertarik ingin memilikinya,namun terkadang aku lupa
dengan kodratku sebagai wanita yang harusnya duduk manis dan susah payah
mencari uang. Kini aku sadar bahwa
mandiri memberikan apapun yang kita butuhkan
mantap,,, semangatlah
BalasHapusgud luck
http://mustwildan.blogspot.com/
salam kenal