Pada Masa sekarang ini peran pabrik gula dalam kebutuhan ekonomi sudah
cukup signifikan,pendapat ini diperoleh dari observasi kecil-kecilan oleh
sahabat kita pada saat berkunjung dan
berjalan-jalan disekitar wilayah pabrik gula.cukup banyak kegiatan perekonomian tercipta dengan adanya pabrik gula itu.setelah
sebelumnya kita mengetahui bahwa pada saat pemerintahan Hindia Belanda industri gula Indonesia mencapai puncak
produksi terbesar kedua didunia.
Pada waktu pemerintahan belanda
rakyak Indonesia hanya menjadi pekerja dengan upah yang sangat murah bahkan ada
yang diperkerjakan secara paksa (Rodi).walaupun sebagian besar tanah milik
rakyat Indonesia namun pemilik hanya
menikmati secuil kenikmatan,dan bangsa belanda dengan kesewenangannya
menikmati masa kejayaan pabrik gula pada saat itu. Kenikmatan itu tidak selamanya dirasakan Bangsa Belanda karena
bangsa Jepang masuk Indonesia dan mengusir bangsa belanda.dan imbas dari
pemerintahan jepang menyebabkan pabrik
gula tidak beroperasi dengan baik,dan sebagian berubah fungsi menjadi gudang senjata jepang.karena pada masa itu
terjadi perang dunia II . setelah jepang menyerah kalah dan angkat kaki dari Indonesia
, pabrik –parik dan gudang gula sebagian besar hancur sehingga membutuhkan rehabilitas yang cukup
besar hingga akhirnya dinasionalisasikan oleh pemerintah Indonesia.
Pada masa itu peran pabrik gula dalam
peningkatan ekonomi daerah masih belum meluas.ini diakibatkan masih terpusatnya
pengambilan keputusan dalam segala hal dikantor direksi dan pemerintahan
pusat.sehingga pabrik gula harus lebih mandiri.hal ini terjadi seiring
dilepaskannya kebijakan harga gula nasional.
Pada masa-masa seperti itu
,management dituntut untuk lebih kreartif dan inovatif dalam menyelamatkan
bisnis gula.dengan memperkuat sruktur
dan fondasi bisnis pabrik gula
dengan system kemitraan antara pabrik
gula dengan petani tebu.
kegiatan warga dikebun tebu
Untuk membantu perekonomian wilayah daerah sekitar
pabrik gula,dengan cara menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar
contohnya pada musim giling ,pabrik gula membutuhkan banyak sekali tenaga
kerja,baik dikebun untuk me nebang tebu,supir truk untuk mengangkut tebu dari
kebun ke lokasi pabrik,baik itu tenaga produksi maupun tenaga pengangkut gula
dari gudang ke truk.selain itu pada musim giling masyarakat sekitar juga ikut
menikmati geliat ekonomi yang muncul
disekitar pabrik gula.dengan berkumpulnya
sekian banyak orang dilokasi pabrik menciptakan kebutuhan baik
makanan,minuman dan kebutuhan ringan lainnya.hal ini menjadi peluang untuk masyarakat sekitar
untuk menjual barang-barang yang dibutuhkan oleh tenanga kerja baik supir truk
dan tenaga kerja lainnya
Dan tidak hanya itu diluar musim giling
pabrik gula tidak terlihat sepi dari kegiatan.karena pada saai itulah
pemeliharaan mesin-mesin pabrik dilakuhkan dengan harapan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana produksi
bisa menyerap pekerja yang bertempat tinggal di sekitar lokasi pabrik,sehingga
bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.Selain itu juga dengan adanya
pabrik gula menjadi sumber peningkatan ketrampilan dan pengetahuan bagi warga
sekitar.
Mungkin masih banyak pengaruh
yang dipicu oleh kegiatan pabrik gula disuatu wilayah yang belum tertangkap dalam pengamatan kita
saat ini,tetapi yang pasti adanya pabrik gula memberikan stimulus atau
rangsangan yang cukup signifikan.

